Sepenggal Rindu

April 17, 2007 at 12:49 pm (Puisi)

5pesta_13.jpg

 

Oleh Aji Setiakarya 

Aku,

Disini dalam cabikan
asmara yang meronta.

Terngiang wajahmu yang jelita dan berwarna.

Seperti pelangi yang melukis kata.

Ku pejamkan mata untuk sampai ke surga

Mengejar desahmu yang semakin menggema.

Menggurita seluruh nafas, mengikat nadi.

Menelusup ke lubang-lubang tahta.

Di
sana, apakah engkau rindu?

Mengangankan bintang yang bersinar?

Mungkin engkau hanya marasakan

rindumu sendiri.

Tapi, Aku?

Setiap desir angin adalah cinta.

Sepenggal rindu telah layu untukmu, kasih.

Aku di sini hanya bisa termangu.

Dalam untaian makna yang tidak terperi.

Rumah Dunia, 7 Mei 2005

Malam Minggu saat aku rindu pada dia.  

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: